Selasa, 21 April 2009

Artis berbondong-bondong jadi caleg


Fenomena para selebriti terjun ke dunia politik makin panas diperbincangkan saat ini. Banyak dugaan yang menyebutkan mereka beralih profesi menjadi seorang politikus karena sudah tak mampu lagi bersaing di dunia hiburan.

Namun yang menjadi pertanyaan banyak orang sekarang ini, Benarkah hanya kepopularitasan semata yang membuat mereka berani terjun ke dunia politik sebagai seorang Caleg ? dana apakah ini strategi Partai untuk mendongkrak kesuksesan mereka dalam Pemilu 2009 nanti ? Tercatat sebanyak kurang lebih 61 artis, dari artis papan atas sampai artis yang baru terjun ke dunia hiburan masuk ke dalam jajaran Caleg. Beberapa nama yang sering marak dilihat dan didengar melalui media-media ialah H. Anwar Fuady, A. Sondakh, Eko Patrio, Ikang Fauzi, Denada, Derry Drajat, Dwi Yanus, Andrian Maulana, Venna Melinda, Marissa Haque, Gusti Randa, Evi Tamala, Adji Massaid, Jane Shalimar, Jeremy Thomas, Nurul Arifin, Jamal Mirdad, Tantowi Yahya, Ruhut Sitompul SH, Mandra, Rieke Diah Pitaloka, Sony Tulung, Primus Yustisio, dan lain-lain. Mungkin dari beberapa deretan para artis yang menjadi Caleg, ada beberapa nama yang mungkin sanggup untuk menjalankan tanggung jawab dari tugasnya sebagai seorang Caleg karena didasari oleh basic edukasi dibidang politik. Sebut saja nama artis luar negeri yang memberikan fenomena dibidang politik negaranya, Arnold Schwarzenegger berhasil menduduki kursi Gubernur Negara Bagian California pada tahun 2003. Mampukah para artis local Indonesia mendongkrak kesuksesan seperti yang dilakukan pemain film Terminator dari California tersebut.

Masyarakat Indonesia sekarang sudah banyak yang memakai otak mereka dalam memilih Caleg yang berwibawa dan memang pantas memimpin mereka selama periode mendatang, maka embel-embel artis dari daftar nama Caleg 2009 ini bukan menjadi alasan kuat bagi para artis tersebut untuk mendapatkan suara pilihan masyarakat.

Nama-nama besar seperti Eko Patrio, A. Sondakh, Wanda Hamidah, Adji Massaid, Rano Karno, Dede Yusuf dan lain-lain, berhasil masuk ke dalam jajaran anggota legislative pada periode kali ini. Terbukti bahwa masyarakat sekarang sudah pintar memilih wakil rakyat bagi mereka, masyarakat sudah tidak melihat embel-embel artis, mereka mampu memilih artis yang memang benar-benar terlihat pintar dan mempunyai edukasi ataupun pengalaman dalam dunia politik.

Sekarang mungkin yang menjadi pertanyaan dan pikiran para masyarakat, apakah para artis tersebut benar-benar peduli terhadap perekonomian Negara dan nasib rakyat Indonesia sekarang ini ? atau mereka hanya ingin mencicipi kursi yang diidam-idamkan oleh kurang lebih 7000 Caleg di Indonesia dan memantapkan perekonomian untuk diri mereka sendiri, karena yang kita tahu dunia politik di Indonesia sangat menjanjikan kesenangan material (karena banyaknya korupsi) ? Masyarakat danya bisa berharap mereka memilik wakil rakyat yang terbaik untuk memimpin Negara ini. (stephanus)

11 komentar:

  1. great !!! keren ya anak2 muda jaman sekarang udah berani ngomongin politiik ! ;)

    BalasHapus
  2. yaa....
    kalo gw bilang !
    ga msalah ya artis jadi caleg !
    tapi ya artis artis yang punya otak dan punya wawasan..
    gw baca tadi ada artis yang berinisial "M....A"
    aduuuhh.. yakiin ga tuh dy punya otak kalo sampe kepilih ?? untung ga kepilih !

    BalasHapus
  3. apakah artis-artis kita ini punya pengalaman berpolitik yang baik..??
    apa cuma mengandalkan ketenaran semata..??

    gw pribadi sih setuju gak setuju,, maksudnya untuk beberapa artis saya tidak terlalu mendukung,, tapi ko artis-artis yang memang mempunyai basic politik (setidaknya), oke lah..

    liat saja hasil pemilihan yang sudah bisa di prediksi,, contohnya Mandra, hasilnya..?? nihil,, udah cape2 bikin iklan mahal2 dll tapi 0 besar,, buang2 duit aja,, mending artis2 ngumpulin duit trus bangun dah tuh sekolah2 terbuka klo emang mau membangun indonesia yang lebih baik..

    BalasHapus
  4. iyaa bner bgt deeeh kan itu lulusan SD,ky ga ada yg laen aja deh yaaaa, s ngganya hrus lulusn univrsitas lah yaaa

    BalasHapus
  5. kalau menurut gw sih boleh aja artis jadi caleg tapi harus punya kriteria yang pantas. jangan cuma karena mereka bawa nama "artis" trus langsung mencalonkan diri menjadi caleg. harus dilihat dari kualitas dan kuantitasnya juga.

    BalasHapus
  6. artis tuhh cm modal POPULARITASNYA duan. . klo pun ada yg berkualitas plg cm 2% aj kali y. .
    calegg koq d jadiin ajang TREND }an duan d kalangan artiss. . hufftttt. . .

    BalasHapus
  7. ngga apa-apa kok artis jadi caleg. at least, poster kampanye-nya kan jadi lebih bagus, kayak fashion shoot, gitu. mari jadikan indonesia negara yang lebih fashionable.

    BalasHapus
  8. artis jadi caleg ?? actually fine fine aja siii..
    selama dia bisa menjanjikan dan mempertanggungjawabkan apa yang tugas udah diterimannya....

    tooh.
    sekarang hasilnya...
    yang kepilih juga artis2 yang berpendidikan..
    artis artis yg numpang tenar dan popularitasss dan kehebohan atas nama politik tooh buktinya ga kepilih !
    masyarakat pintar !!
    ;)

    BalasHapus
  9. ya.
    kita lihat dan berharap aja.
    supaya artis kita yang menjadi caleg.
    bisa mengikuti langkah kesuksesan Arnold Schwarzenegger memimpin negaranya tahun 2003 silam.

    BalasHapus
  10. artiss jadi calek?? ataau
    jadi calek biar kaya artiss??

    sebenernya si gak masalah,
    siapapun boleh jadi calek.
    asal bisa mempertanggungjawabkan kinerjanya aja.

    actingnya jangan dibawa2 ke dunia politik untuk cari muka dan massa,kasian yg udah milih.

    BalasHapus
  11. artis jadi caleg? kerja sampingan gituh? hehehe..
    politik tuh ga semudah berakting depan kamera. kalau memang punya latar belakang pendidikan & mampu berpolitik, menurut gw sah-sah aja..
    tapi klo di Indonesia kelewatan. semua yang jadi trend diikutin, termasuk jadi caleg. trendsetter-nya siapa si? heran...
    tp, lama2 akan ketauan kok siapa yg mampu n yg cm 'pajangan' doank..biarin mereka seneng untuk sementara..

    BalasHapus