Rabu, 22 April 2009

Syok Tak Lolos Caleg DPRD Bali Meninggal !

Berita duka datang dari Bali, Putu Lilik Heliawati seorang caleg DPRD partai Hanura tewas setelah mendengar bahwa dia gagal maju menjadi caleg DPRD. Putu Lilik Heliawati adalah caleg nomor urut 3 dapil Busungbiu untuk DPRD Buleleng.

Pemilu legislatif 2009 di Bali diwarnai duka. Seorang caleg Hanura, Putu Lilik Heliawati, Buleleng, Bali, meninggal dunia. Korban diduga menghembuskan nafas terakhir karena gagal pada pemilu legislatif 9 April 2009.

Korban yang sebagai caleg nomor urut 3 dapil Busungbiu untuk DPRD Buleleng itu meninggal pukul 22.00 wita, Kamis 9 April 2009. Ia juga menjabat sebagai sekretaris PAC Hanura di Busungbiu, Buleleng.

Kabar meninggalnya Putu Lilik Heliawati sangat mengejutkan. Pasalnya, siang hari saat penyontrengan, Putu Lilik Heliawati sempat memantau beberapa TPS serta berdiskusi dengan teman-temannya sesama caleg. Bahkan, ia sempat berdiskusi dengan Ketua DPD Hanura Bali Gede Ngurah Wididana.

Namun petaka terjadi pada malam hari saat Putu Lilik Heliawati menerima telepon dari salah seorang tim sukses partai Hanura yang melaporkan perolehan suara yang diraihnya. Tak lama setelah menerima telepon, Putu Lilik Heliawati tiba-tiba terkuali lemas.

Kerabatnya segera melarikan korban ke RSUD Singaraja. Namun nyawanya tak tertolong karena korban meninggal pukul 23.00 wita di rumah sakit.

"Mungkin saja ia lemas karena kecapekan. Ia sejak kampanye sangat aktif keliling. Korban saat muda memiliki riwayat sering pingsan," kata Ketua DPD Hanura Bali Gede Ngurah Wididana.

Hasil pemeriksaa dokter disebutkan, Putu Lilik Heliawati mengalami hipertensi.(nanda)

Masih ada juga caleg yang curang

Dalam pemilu 2009 ini banyak juga caleg yang melakukan kecurangan seperti salah satunya membagi-bagikan buku pada acara Pembinaan Dinas Guru SMA dan SMK. Dalam acara tersebut, selain mendapat lembaran materi acara, para peserta juga kebagian sebuah buku petunjuk teknik budidaya 23 tanaman unggulan yang di bagian belakangnya bergambar Partai Golkar dan sebuah stiker bergambar Freddy Poernomo SH, caleg nomor urut 1 dari parpol tersebut untuk DPRD Jatim Dapil Tuban - Bojonegoro.
Ada lagi caleg caranya mempengaruhi massa untuk memilih dengan mengadakan perjalanan ziarah ke makam lima wali, ziarah wali lima yang difasilitasi caleg memang menjadi tren sejak memasuki masa kampanye pemilu.tentunya di perjalanan akan di beri stiker dan kartu nama salah caleg yang harus mereka pilih pada saat pemilu.. ziarah wali lima jika disertai ajakan dan tekanan untuk memilih salah satu caleg, termasuk pelanggaran pemilu.
Kecurangan yang dilakukan para caleg juga ada yang berhubungan dengan panitia pemilu seperti yang terjadi di Bali,kecurangan yang terjadi seperi pemalsuan dokumen hasil pemilu sampai pengalihan suara. Pidana pemilu dilakukan bersama-sama antara perangkat desa. sejumlah kecurangan yang terjadi selama proses pemungutan sampai penghitungan suara. Mereka mengidentifikasi sejumlah pelanggaran seperti indikasi mobilisasi suara oleh oknum aparat desa, pencurian dan penggelembungan suara, serta lemahnya pengawasan panwaslu. (sella)