Selasa, 21 April 2009

Artis berbondong-bondong jadi caleg

Sejumlah artis ramai-ramai diusung oleh partai politik menjadi caleg dalam pemilu 2009.Fenomena para selebriti terjun ke dunia politik makin marak. Ada tudingan mereka pindah panggung karena latah atau sudah tidak laku lagi di dunia hiburan. Salah partainya adalah PAN yang disebut-sebut menggaet Wulan Guritno, Marini Zumarnis, Derry Drajat, dan Iyet Bustami. Pantaskah mereka menjadi wakil rakyat di DPR?

Sebelumnya nama-nama seperti Adjie Massaid, H Qomar, Angelina Sondakh telah berhasil menjadi wakil rakyat di Senayan. Menariknya, pada Pemilu 2009, sejumlah selebriti akan bertarung dengan kolega sendiri. Popularitas merupakan modal yang menjadi nilai lebih sang artis daripada calon lain. Bahkan disebut-sebut banyak caleg lain yang enggan berada di satu daerah pemilihan (dapil) dengan para selebriti.

Setidaknya, survei LSI (Popularitas vs Kompetensi) bisa dijadikan indikasi bahwa popularitas terkadang menjadi pertimbangan tersendiri bagi pemilih. Fakta ini menimbulkan hipotesis kekhawatiran publik bahwa selebriti hanya akan mengandalkan popularitas guna mencapai Senayan. Bahkan ada juga anggapan yang menyebutkan posisi selebriti hanya dijadikan penuai suara (vote getter) belaka bagi partai politik. jadi terkadang disini pemilih lebih memilih popularitas dibandingkan kompetensi politik dari para caleg kalangan artis tersebut. dan ini juga dimanfaatkan sedikit sebagai alat penuai suara dan pekerjaan sampingan dari para artis jadi caleg tersebut. (Vicky)

2 komentar:

  1. mungkin beberapa caleg memang qualified...tp kita harus melihat kinerja mereka dulu...
    fenomena di Indonesia memang identik dgn me-too behavior...jadi seandainya ada 1 caleg muda..semua pemuda2 pun ikut jd caleg juga...mudah2an masing2 partai telah memiliki persyaratan untuk caleg2nya di pemilu yg akan datang agar DPR jd lebih baik... thx.

    BalasHapus
  2. Naas sekali kalau negara kita diwakilkan ama seseorang yg hanya menggunakan kepopulerannya sebagai arteeeis..
    boleh boleh aja sih kalo dia artis, cm harus berkompeten di dunia politik dan menurut gue itu ga mudah..

    masalah vote getter, itu sih bener.. beberapa partai menggunakan artis untuk memancing rakyatnya memilih partai tersebut..
    yah tentu saja para targetnya adalah org" kecil yg ga tau apa" mengenai politik.. tpi mereka cuma mengenali muka artis tersebut td..maka itu yg mereka pilih mgkn krn artis tersebut main di dalam sinetron yg mereka sukai..dan cm itu yg mereka kenal..

    BalasHapus