Berita duka datang dari Bali, Putu Lilik Heliawati seorang caleg DPRD partai Hanura tewas setelah mendengar bahwa dia gagal maju menjadi caleg DPRD. Putu Lilik Heliawati adalah caleg nomor urut 3 dapil Busungbiu untuk DPRD Buleleng.
Pemilu legislatif 2009 di Bali diwarnai duka. Seorang caleg Hanura, Putu Lilik Heliawati, Buleleng, Bali, meninggal dunia. Korban diduga menghembuskan nafas terakhir karena gagal pada pemilu legislatif 9 April 2009.
Korban yang sebagai caleg nomor urut 3 dapil Busungbiu untuk DPRD Buleleng itu meninggal pukul 22.00 wita, Kamis 9 April 2009. Ia juga menjabat sebagai sekretaris PAC Hanura di Busungbiu, Buleleng.
Kabar meninggalnya Putu Lilik Heliawati sangat mengejutkan. Pasalnya, siang hari saat penyontrengan, Putu Lilik Heliawati sempat memantau beberapa TPS serta berdiskusi dengan teman-temannya sesama caleg. Bahkan, ia sempat berdiskusi dengan Ketua DPD Hanura Bali Gede Ngurah Wididana.
Namun petaka terjadi pada malam hari saat Putu Lilik Heliawati menerima telepon dari salah seorang tim sukses partai Hanura yang melaporkan perolehan suara yang diraihnya. Tak lama setelah menerima telepon, Putu Lilik Heliawati tiba-tiba terkuali lemas.
Kerabatnya segera melarikan korban ke RSUD Singaraja. Namun nyawanya tak tertolong karena korban meninggal pukul 23.00 wita di rumah sakit.
"Mungkin saja ia lemas karena kecapekan. Ia sejak kampanye sangat aktif keliling. Korban saat muda memiliki riwayat sering pingsan," kata Ketua DPD Hanura Bali Gede Ngurah Wididana.
Hasil pemeriksaa dokter disebutkan, Putu Lilik Heliawati mengalami hipertensi.(nanda)

kalo emang niatnya ikhlas mau jadi wakil rakyat, kalo ga kepilih kenapa harus syok smpe meninggal lagi.
BalasHapusato mungkin dia pernah ngomong gini "mati deh gw kalo ga kepilih" eh, beneran kejadian.
ya ampun ihlasin aja.. kasian daripada nyawa melayang mending jangan jadi caleg kalo lum siap mental. ada juga yang lucu, kaya caleg laen, walaupun kalah tetap kasi dana buat rakyat miskin, bagus juga kan pemikiran dya.. itung2 buat promosi next election. hehehe.
BalasHapusirene
haha....
BalasHapusgreat analisa ya dar komentator diatas..
;)
brarti mental untuk siap kalahnya belom ada..
BalasHapusyaa begitulah orang2 indonesia,, emmang mental dulu yang harus di tempa..
untuk kondisi apapun dan kapanpun..
untuk berpola pikir lebih baik lagi kedepannya..
my goodness, this is indeed ironic
BalasHapusgilee.. ini sih bukannya kasian lgi hahaha.. prihatin gue..
BalasHapustau lo mati kyk gt mendingan ga usah nyalonin jd caleg dah..
mungkin nanti periode pemilu 2014, syarat orang buat jadi caleg musti ditambah, bukan cuma cukup umur, punya ijasah SMA (yg ini aja diragukan asli ato aspal) dan anggota partai, tapi musti juga disyaratkan periksa kondisi kesehatan sama kejiwaan ke rumah sakit, trus satu lagi kondisi keuangan juga deh...jgn besar pasak daripada tiang....
BalasHapus