
Terlahirnya caleg-caleg baru yang mencoba bergabung untuk bermain politik dengan tujuan duduk di kursi yang telah disediakan oleh negara untuk mewakilkan suara rakyatnya di masing-masing daerah dan pusat sebenarnya hanya dengan niatan egoisme masing-masing atau kepentingan individu yang menginming-imingkan kepentingan rakyat yang hanya kedok belaka, memang tidak semuanya demikian tetapi ada sebagian pula yang memang tulus dalam dirinya untuk menyuarakan hati rakyat. Dari berbagai partai masing-masing mengutus calegnya untuk mencalonkan diri sebagai dewan legislatif. Dapat kita lihat saat kampanye yang dilakukan oleh para caleg adalah menghambur-hamburkan uang untuk meminta dipilih saat pemlihan berlangsung, sampai-sampai seperti caleg yang ada di cirebon dari perwakilan partai PKKPI mengalami depresi berat sampai-sampai naik ke atas pohon kelapa seperti orang bingung, lantaran uang kampenye yang digunakan merupakan uang pinjaman dari salah satu bank daerah setempat dan ketika melihat hasil pemilihan suara ternyata ia hanya mendapatkan 5 suara dari 230 pemilih dari kelurahan di cirebon ini dan keluarganya sampai memanggil orang pintar untuk menyembuhkan depresi yang dialami oleh caleg gagal tersebut. Cerita lain didatangkan dari surabaya, caleg wanita dari perwakilan PKB didapatkan meninggal dunia lantaran stress kurang tidur dan memikirkan suaranya yang kalah, kematian caleg wanita ini memang dipicu oleh penyakitnya yaitu sakit jantung. Dapat dilihat memang dari beberapa kejadian nyata dari sisi negatif yang kita temukan pasca pemilihan umum dan anggota dewan ini bagi caleg-caleg yang gagal dan tidak terpilih adanya mengalami depresi, stress hingga kematian. Adapun sisi positif yang kita lihat seperti di medan salah satu caleg yang mengalami kekalahan justru membagi-bagikan sembako serta uang tunai kepada rakyat miskin, hal ini dilakukan semata-mata untuk memberikan contoh kepada para caleg yang gagal atau kalah dalam pemilihan suara ini agar tidak melakukan hal-hal negatif serta tidak mengidap depresi berat lantaran memikirkan kekalahan yang didapatkannya (Anty)

"tujuan duduk di kursi yang telah disediakan oleh negara untuk mewakilkan suara rakyatnya di masing-masing daerah dan pusat sebenarnya hanya dengan niatan egoisme masing-masing atau kepentingan individu yang menginming-imingkan kepentingan rakyat yang hanya kedok belaka"
BalasHapusgue stuju banget tuh ama tujuannya caleg.. gue ga nangkep pesan mereka yg mau memajukan indo.. justru yg gue tangkep mreka berlomba" untuk mendapatkan kursi agar mereka balik modal..
kalopun ada caleg yg bener" tulus mencalonkan diri untuk daerahnya, itu juga cuma sebagian kecil aja..
jaman skrg dimana sih org yg bnr" jujur? tulus? apalgi ini bagian dr politik..politik indonesia jg kbanyakan minusnya..
dilihat dr sisi positif dan negatif dr caleg td, klo emg blm mampu untuk menjadi caleg mendingan ga usah mencalonkan diri deh.. drpd depresi, ato bahkan mati.. yg ada kasian kluarga yg ditinggalin.. ngurusin jenazahnya.. ngebayar hutang" pinjaman duit sana sini..kalo kalah yah diakui aja kalah..klo emg itu caleg org kaya yah dicoba aja lgi taun depan..hehe..itung" mencoba peruntungan
itulah akibat kebanyakan partai yg ikut pemilu, bikin orang bingung semua, akhirnya malah kekacauan yan timbul dalam segala hal, kalau dipikir2 pesta narkoba aja mungkin lebih damai dibandingkan pesta demokrasi kita saat ini...
BalasHapushahahaahaha ... rakyat pada tertawa melihat para Caleg yang nasibnya jd seperti itu, gimana bisa jadi seorang legislatif kalau mental diri aja gak punya. baru menghadapi kekalahan sudah stress, gila, bunuh diri, bahkan banyak hutang, apalagi berjuang demi rakyat??? gak jelas !!! mending ikut zaman suharto cuma ada 3 partai tapi damai ... peace ah
BalasHapusCALEG....Calon Legislatif....
BalasHapusPertanyaan ana adalah :
1.Apakah ente sudah mengerti arti caleg atau
politik dan semacamnya ?
2.Sebelum ente bisa ngurus orang lain,apakah
ente sudah bisa mengurus ente sendiri?
keluarga ente,dan semua tetek bengeks?
3.Mau coba-coba...?,hell no way
4.Ente jadi,uang habis,mau balik modal
kan ?,abis itu ente ambil uang rakyat
buat balik modal kan ?
Buat ente-ente para caleg,camkan dulu apa yang ana tulis di atas.Punya banyak duit mending digunakan buat fakir miskin,yatim piatu,anak putus sekolah.Mau beli kursi..shiiiit jangan bro.Kerja yang rajin biar puyna uang banyak,trus beli kursi yang super empuk paling beberapa juta,rawat istri bawa ke salon biar tambah cantik,trus ente ikhlaskan istri ente duduk di kursi empok dan selanjutnya ente bisa bercinta..bercinta..dan bercinta..dijamin akan menghilangkan stress,otot kaku,and everybody will be happy bro.
LIFE IS GOING TO BE HARD IF YOU MAKE IT HARD AND IT WOULD BE EASY IF YOU MAKE IT EASY....
gw setuju dalam paragraf terakhir and kalimat terakhir,,,bahwa setiap caleg yang kalah seharusnya harus bisa bersikap sportif,,,hal yang dilakukan caleg di daerah medan yang gagal dalam pemilu legislatif beberapa waktu lalu,,,mel;akukan bakti sosial atau membagikan sembako kepada rakyat miskin...ini terbukti bahwa caleg yang seharusnya dipilih oleh rakyat medan adalah caleg yang seperti ini yang mempunyai sikap sportif dan selalu mementingkan kepentingan rakyat terutama rakyat miskin...semoga apa yang dilakukan caleg tersebut memang tulus dari hati membantu rakyat miskin....
BalasHapuspesan gw:untuk para caleg mendatang 2014,,,kalau ingin mencalonkan diri sebagai wakil rakyat harus mempunyai jiwa sportif yaitu siap menang(jika terpilih) dan siap kalah(jika gagal) tetapi kegagalan bukan akhir segalanya...dan kalau ingin menjadi caleg saya mohon jangan meminjam uang/modal dari Bank,,karena membuat sektor perbankan daerah maupun nasioanl menjadi hancur gara2 ulah para caleg yang meminjam uang dengan jumlah yang besar dan tidak tahu bagaimana cara melunasi utang-utangnya kepada bank yang menjadi sumber pinjaman modal para caleg...
untuk yang menulis artikel ato blog ini: terus improve skill kamu dibidang tulis menulis,,,karena saya lihat tulisan anda sangat berbobot dan sangat mudah untuk dimengerti& kamu sangat berbakat....semoga berhasil...aminnnn....
dari kutipan artikel diatas yang menulis "Dapat dilihat memang dari beberapa kejadian nyata dari sisi negatif yang kita temukan pasca pemilihan umum dan anggota dewan ini bagi caleg-caleg yang gagal dan tidak terpilih adanya mengalami depresi, stress hingga kematian. Adapun sisi positif yang kita lihat seperti di medan salah satu caleg yang mengalami kekalahan justru membagi-bagikan sembako serta uang tunai kepada rakyat miskin, hal ini dilakukan semata-mata untuk memberikan contoh kepada para caleg yang gagal atau kalah dalam pemilihan suara ini agar tidak melakukan hal-hal negatif serta tidak mengidap depresi berat lantaran memikirkan kekalahan yang didapatkannya"
BalasHapussebenarnya memang disini untuk menjadi caleg sangat dibutuhkan mental yang siap sekali, mengapa terjadi seperti ada yang stress segala macem, ya itu dia karena mereka hanya nafsu karena emosinya yang ingin duduk di kursi perwakilan dengan tujuan kepuasan pribadi bukan untuk rakyat. namun apabila caleg yang sudah siap mentalnya pasti akan menyadari dan menyerahkan sepenuhnya kepada rakyat dan menerima segala apapun yang terjadi dia terpilih atau tidak,.
jika memang para caleg itu sepenuh hati mau melayani rakyat,mereka gak akan stress atau depresi ketika kalah,karena kita negara demokrasi,semua rakyat yang memilih,rakyatlah yang menentukan masa depan bangsa,mereka pasti akan kuat dan berlapang dada menghadapi kenyataan kalau mereka gak terpilih.Tapi kenyataanya tebalik,seperti yang dah anty jelaskan diatas,ada tujuan lain dibalik kedok "pelayan rakyat" yang harus mereka capai,entah itu tujuan pribadi atau bukan, hanya dia sendiri dan tuhan yang tahu,sehingga tidak ada kata gagal dalam kamus mereka,dan ketika jatuh,mereka benar2 hancur dan putus asa karena gak ada persiapan batin yang cukup untuk menghadapi kekalahan itu.kita dapat petik suatu pelajaran dari masalah ini,sebuah cita2 tidak akan selalu mulus sesuai dengan keinginan,hanya tuhan yang tahu apa yang terbaik untuk kita,kadangkala kegagalan itu awal yang lebih baik daripada keberhasilan,tetaplah ikhtiar dan selalu berdoa kepadanya.Dan untuk para calon legislatif yang terhormat,rakyat tidak menginginkan uang kalian,yang mereka inginkan adalah buah pikiran dari kalian untuk mensejahterakan mereka,jadi untuk kedepannya berilah rakyat sesuatu yang bermanfaat dan bisa mereka gunakan untuk kehidupan yang lebih baik jika kalian mau mendapat simpati dari mereka,bukan hanya membuang2 uang untuk berkampanye dan mengobral janji tanpa adanya bukti,dan semoga para wakil rakyat yang terpilih dapat menggunakan jabatan terhormatnya sesuai dengan kegunaanya,yaitu melayani rakyat dengan sebaik baiknya,majulah indonesia
BalasHapus